Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Keistimewaan Bulan Rajab



Keistimewaan Bulan Rajab


Nabi Muhammad Saw. bersabda : "Bahwa Rajab itu bulan Allah, Sya'ban bulanKu dan Ramadhan adalah Bulan Ummat-Ku".



Bulan Rajab merupakan salah satu diantara empat bulan yang dimuliakan oleh Allah Swt, yang disebut dengan "Asyhurul Hurum,"

Bulan Rajab dikenal dengan sebutan Al-Ashom, yaitu bulan yang tuli karena tak terdengarnya suara peperangan didalamnya, Bulan Rajam karena didalamnya Allah telah merajam musuh-musuhNya dan para syetan, sehingga mereka tak dapat mengganggu para aulia dan solihin. Bulan Rajab juga dikenal sebagai bulan Ashab, yakni bulan kucuran rahmat bagi hamba-hamba Allah yang bertaubat didalamnya dan limpahan cahaya-cahaya qabulnya bagi seluruh alam.

Kata Rajab terdiri dari 3 huruf, Ra', Jim dan Ba', masing-masing berarti : Rahmatullah, Jirmil abdi dan Birullah Ta'aalaa, yang seolah-olah dikatakan : "Hai hamba-Ku, Kujadikan dosa-dosa dan kebaikanmu diliput dengan rahmat-Ku, maka tiada tetap dosa-dosamu berkat kemulian bulan Rajab"

-Dimalam pertama bulan Rajab, kita dianjurkan untuk memperbanyak do'a, karena saat itu adalah saat ijabah, Sabda Nabi Saw. :
"Ada 5 malam yang tidak akan ditolak do'a setiap hamba didalamnya :
1. Malam pertama bulan Rajab.
2. Malam Nishfu Sya'ban (malam pertengahan atau malam ke-15 bulan Sya'ban).
3. Malam Jum'at.
4. Malam Hari Raya Idul Fitri.
5. Malam Hari Raya Idul Adha (Qurban)".

‪#‎Do‬'a dan Dzikir yang baik untuk dibaca dibulan Rajab :

"Robbighfirlii warhamnii watub 'alayya"

Artinya : Ya Tuhanku Ampunilah saya, dan rahmatilah saya dan terimalah tobat saya.

Dibaca sehabis sholat subuh dan sholat maghrib selama bulan Rajab sebanyak 70x dengan mengangkat kedua tangannya seperti orang berdo’a maka kulitnya tidak akan tersentuh Api Neraka.

  • Keutamaan puasa Bulan Rajab:

Ibnu Abbas ra. berkata : "Puasa di awal bulan Rajab dapat menghapus dosa (kafarat) selama 3 tahun, dihari kedua menjadi kafarat selama 2 tahun, dihari ketiga menjadi kafarat selama 1 tahun, kemudian di setiap hari sesudah itu menjadi kafarat selama 1 bulan".

Abu Hurairah ra. berkata : "Bahwasanya Nabi Saw. diluar bulan Ramadhan tidak puasa kecuali bulan Rajab dan bulan Sya'ban".

>> Semoga Bermanfaat...