Maafkan Kami Ya Rasulullah
"Maafkan Kami Ya Rasulullah"
MAAFKAN KAMI YA RASULALLAH
Kami lebih memilih berkumpul di pergaulan "ahlu dunia" (para pecinta dunia) hingga membuat kami lari dari majelis-majelis yang mengajarkan bagaimana kehidupan Rasulullah.
MAAFKAN KAMI YA RASULALLAH
Perjuangan dan cinta kami sungguh tak sebanding dengan pengorbanan dan cinta-mu terhadap ummat-mu ini, Kami lebih mencintai anak,saudara & keluarga kami, dibanding lebih mencintaimu,Padahal cinta kami selain dirimu, hanya memberatkan
kami di akhirat kelak dan boleh jadi kami dimasukkan ke neraka dengan sebab itu, sedangkan cinta terhadapmu akan menjadi cahaya kelak dan menjadi sebab syafa’at Kubramu kepada hamba yang hina seperti kami.
MAAFKAN KAMI YA RASULALLAH
Anak-anak kami lebih mengenal dan lebih hafal nama-nama artis atau olahragawan dsb, dibanding mengenal sirah nawabiyah (sejarah mu), bahkan tak sedikit anak-anak dan saudara kami, tidak tahu siapa sebenarnya dirimu, bagaimana sejarah muliamu?
Mereka lebih mengetahui, siapa nama bapa/ibu hingga ke kakek artis idolanya, ketimbang nama orang tuamu?
seperti sabdamu:
"Siapapun akan dikumpulkan nantinya bersama-sama org yang dicintai ."
MAAFKAN KAMI YA RASULALLAH
Jika namamu jarang disebut dari bibir kami ini, padahal menjawab salam seseorang yang membaca shalawat atau pun menyebut namamu, sangat dianjurkan dan akan diberi gelar Pelit, mereka yang tidak menjawab salam jika disebutkan namamu.
MAAFKAN KAMI YA RASULALLAH
Cinta untukmu hanya diambil dari sisa-sisa cinta, dirimu hanya menjadi yang terakhir atau di nomor duakan setelah mencintai yang lainnya, padahal cinta terhadapmu akan memudahkan langkah menuju "shirat".
MAAFKAN KAMI YA RASULALLAH
Terkadang kami hanya jadi penonton disaat agama yang kamu perjuangkan diinjak orang lain, Kami tidak sedih saat saudara-saudara kami terpecah belah, saling membenci, padahal hal itu telah kamu larang.
MAAFKAN KAMI YA RASULALLAH
Kami calon golongan orang-orang yang pelit dan merugi, karena shalawat kami hanya diwaktu sholat, setelah itu mulut kami tidak pernah membaca shalawat & salam atasmu.
"Orang yang pelit adalah orang yang ketika disebut namaku di sisinya, maka dia tidak bershalawat kepadaku."
(HR. at-Tirmidzi).
MAAFKAN KAMI YA RASULALLAH
Engkau pun sudah memberi contoh dan perintah, tapi kami sering melanggarnya, padahal telah engkau jelaskan semua umatmu pasti akan masuk sorga, kecuali orang-oranga yang lalai,
كل أمتي يدخلون الجنة إلا من أبى، قيل ومن يأبى يا رسول الله؟! قال: من أطاعني دخل الجنة، ومن عصاني فقد أبى
“Setiap umatku akan masuk surga, kecuali orang-orang yang enggan untuk memasukinya. Ada seseorang yang bertanya, siapakah orang yang enggan tersebut wahai Rasulullah?
Beliau bersabda, "Barangsiapa mentaatiku akan masuk surga, barangsiapa tidak taat kepadaku sungguh dia orang yang enggan masuk surga".
Maafkan kami Ya Rasulallah...
Maafkan kami Ya Habiballah...
Shalawat dan salam untukmu,keluarga dan sahabat-sahabatmu hingga akhir masa.

